[Review] Viva White Waterdrop Sleeping Mask

Ih, aku baru tau deh Viva punya sleeping mask, namanya Viva White Waterdrop Sleeping Mask yang akan kita sebut sleeping mask viva saja selanjutnya.

Ga baru deng, udah dari September tahun lalu :3

Iyes, aku udah punya sleeping mask Viva ini dari bulan Desember. Awalnya aku beli itu soalnya salah ngira. Aku kira ini tuh bahannya semangka ternyata bukan. Aku salah baca, tulisannya waterdrop aku baca watermelon………………..

Abis kesan dari kemasan plus tulisan waterdropnya kayak semangka semangka gitu. Ya ga sih?

…………………………………..Ngga ya?

Kemasan

Sleeping mask Viva ini datang di kemasan tube tanpa box. Ukuran tube nya ini termasuk gede sih, seukuran sama body lotionnya deh kalau ngga salah. Warnanya pink pastel yang ngingetin aku sama semangka .-. Di bagian depan tube ada nama produk dan mba mba merem (?) dan di bagian belakang tersedia semua informasi yang kalian butuhkan. Mulai dari penjelasan singkat, cara penggunaan, komposisi, sampai tanggal kadaluarsa.

Tutup tube nya berbentuk flip top, jadi bukan ulir. Beberapa orang lebih suka kalau tutupnya ulir, kalau aku sih ngga masalah selama dia aman :3 Lubang untuk mengeluarkan produknya lumayan gede ya, tapi produknya kan ngga cair juga jadi ngga bakal kebanyakan deh~

Tekstur dan Kegunaan

Tekstur dari sleeping mask Viva ini unik. Awalnya teksturnya kayak krim, tapi kalau kamu oles teksturnya berubah jadi air. Selain itu, sleeping mask Viva ini gampang banget diratain di muka. Rasanya gimana ya? Kayak pakai air gitu deh. Mukanya jadi basah. Unik kan?

Pas pertama kali pakai, aku kaget. Lha ini emang gini ya teksturnya? Atau semua sleeping mask punya tekstur yang sama?

*googling*

Setelah googling lagi, sleeping mask lenej yang terkenal itu juga teksturnya mirip kayak Viva ini. Karena kandungannya emang silikon, bisa dilihat di komposisinya ada cyclopentasiloxane (buset belibet) dan dimethicone. Mereka berdua ini silikon dan biasa dipakai di kondisioner rambut.

Wow, rambut loh. Emang buat muka aman?

Aman gaes, sudah banyak produk yang pakai bahan ini. Kalau untuk produk skincare, silikon ini bisa ditemukan di moisturizer dan primer. Karena mereka ini bisa memberikan efek halus, kenyal, dan muka lebih plump secara instan. Dan dimethicone ini sebagai moisturizer punya dua sifat yang penting, yaitu mengisi celah-celah kulit yang kering sekaligus menahan kelembapan muka biar ngga menguap. Sedangkan si cyclolalala itu menguap di udara, jadi berasanya di muka itu ngga berat gitu.

Males kan, kalau pakai produk terus mukanya berasa sumuk?

*abis nyontek di simpleskincarescience.com*

Tapi hati-hati ya, kalian belum tentu cocok dengan silikon ini. Pastikan kalian coba di area kecil dulu, jangan semuka. Tar kalau breakout, semuka juga dong?

🙁

Efeknya si sleeping mask Viva ini canggih juga. Muka berasa lembab sampai pagi, tapi ngga berasa berat. Cuma kalau kalian pegang muka ya berasa lengket gitu sih. Di kulitku kalau aku pakai terlalu banyak jadi terlalu lembab, terus pori-poriku kebuka besar pas aku bangun tidur.

Ya tapi lembab sih 🙁

Yha diakalin pakainya dikit aja ehe.

Wah, dupenya lenej nih!

Ngga tau, khak. Ngga pernah pakai lenej. Tapi kalau ngelihat review orang-orang, kayaknya sih mirip. Mirip loh ya, bukan persis apalagi bisa sampai dibilang dupe.

Ya ngga tau akuuuuu belum coba lenej. Sini kirimin lenej nanti aku compare :3

Tapi ya, ngga ada salahnya dicoba sih. Toh dipakainya enak, dan harganya murah plus bisa dicari dimana-mana karena ini produk lokal. Yes, me luv produk lokal :3 Aku beli cuma Rp. 23.500,- di tokopedia. Tapi karena produk lokal, coba ke warung makeup sebelah rumahmu pasti ada produk ini~

Diana Safitri

A sloth-blogger based on Surabaya who love eat more than anything. Beauty-related lovers, cute things hoarder, DIY junkies, pengangguran-seumur-hidup-tapi-uang-selalu-cukup wannabe. More about me : @didiana.s on instagram and @blogkatadiana on facebook. See ya!

Share
Ditulis Oleh
Diana Safitri