[Tarung Makeup] Membandingkan Tiga Liptint Lokal

Setelah hypenya beberapa waktu lalu (dan sudah kupakai sehari-hari), sekarang waktunya kita bandingkan liptint lokal ter-paling-bikin-heboh. Siapakah mereka? Siapa lagi kalua bukan Emina, Wardah, sama La Tulipe!
Ehe.

Lets just start this war~

(anyway, seperti post-postku yang lain akhir-akhir ini, ku mau minta maaf dulu buat hasil foto yang sampis dan waktu update yang satu keabadian sekali. dimaafkeun? maafkeun lah ya.)

Yang mau aku bandingkan sekarang yang warnanya sama, alias si warna tergelapnya. Walaupun si Emina beda sendiri soalnya ku tyda punya warna yang paling gelap :’) Dari atas ada La Tulipe Red Velvet, Wardah 01 Red, Set, Glow!, dan Emina 03 Smitten. Dari fotonya aja keliatan lah ya, yang paling gelap diantara warna gelapnya itu yang punya La Tulipe. Dan ku yakin dengan keyakinan haqiqi kalau warna tergelapnya Emina ngga mungkin shanggup mengalahkan kegelapan warna La Tulipe.
Lha wong Emina dibuat khusus remaja, masa mau gelap-gelap? Dikatain tante-tante ntar kita-kita 🙁

Anyway, kalau kalian mau baca review lengkap ketiga liptint diatas ku sudah tulis lengkap di post sebelumnya ya, mari mari dibuka dibuka blog sayah~ dan semua review disini menurut aku aja ya, kalau menurut kalian beda ya gapapa gitu gausah ngegas.
Soalnya gapunya rem.

Dari segi packaging, walaupun La Tulipe menurut aku uwu abis, tetep aja aku lebih milih pekejingnya Wardah. Soalnya lebih ringkes aja gitu. Dan lebih enak buat diselipin di makeup pouch. Ngga makan tempat lah gitu. Walaupun si Emina bentuk pekejingnya sama kayak Wardah, tapi dari segi desain Wardah lebih uwu dari Emina. Jadi ku tetap setia pada Wardah. Tapi walaupun mereka mungil-mungil, isinya tetep banyak loh. Untuk Wardah dan Emina isinya masing-masing 5,5gr. Sedangkan untuk La Tulipe isinya 6gr. Woah, La Tulipe paling banyak!

Kalo warnanya paling gelap yang La Tulipe, untuk opacity alias ke-intens-an warnanya………………….tetep La Tulipe yang paling intens, sih. Mau di tangan mau di bibir, La Tulipe warnanya sama aja. Beda sama Wardah dan Emina. Kalau di swatch di tangan, Wardah itu paling patchy. Susah banget lah warnanya untuk keluar. Ngeratainnya juga susah.

Emina masih lebih mending daripada Wardah. Tapi untuk di bibir, Emina tuh warnanya ngga ngecover bibirku yang lagi menggelap ini (yes, bibirku menggelap soalnya lagi kering banget entah kenapa). Tapi kalau kataku sih, karena warnanya Emina ini pink dan Wardah merah aja, kalau sama-sama merah mungkin Emina menang.

Intinya, La Tulipe intensitasnya juara!

Tapi ngga semua warnanya La Tulipe sebagus ini ya. Untuk warna peachnya malah patchy banget. Jadi beda formulanya itu bagai langit dan bumi. Kok bisa sih, tega amu 🙁

Waktu dipakai, terasa banget yang paling lembab itu La Tulipe yang membuat dia transfer sedikit. Ngga sedikit sih, kalau belum ngeset mah banyak banget. Wardah lembab juga sih, Cuma bakal ilang setelah beberapa waktu. Sedangkan Emina hmmmm sungguh tyda bersahabat dengan bibirku yang tandus. Tapi kekeringan si Emina tidak berbanding lurus dengan ketahanannya. Masih menang dari Wardah namun kalah telak dengan La Tulipe. Tapi mungkin (untuk yang kesekian kalinya) pengaruh warnanya yang beda.

Saking awetnya si La Tulipe, ngapusnya susah banget bok! Masa bibirku sampai kebas sih ngehapus si La Tulipe 🙁 udah gitu, hilangnya itu ninggalin sisa-sisa patchy di bibir. Jelek banget lah pokoknya. Kalau Emina, ngehapusnya gampang tapi bakal ada stainnya sedikit. Buat aku sih ngga masalah soalnya stainnya malah bagus banget me luv. Nah si Wardah ngehapusnya paling gampang, dua kali usap babay gutbay.

Secara keseluruhan, aku paling cinta sama Wardah.
Lho kok bisa?
Yha apa yang ngga bisa di dunia ini sayangkuh ~

Wardah itu paling pas diantara semuanya. Warnanya masih wearable ngga gelap-gelap banget, masih lembab di bibir, ngga transfer samasekali, awet, dan dihapusnya gampang. Bakal beli warna lain? Hmmmm kayaknya sih ngga ya, soalnya aku udah suka sama yang nomor 01 ini.

Ya kira-kira kalau diranking tuh Wardah-La Tulipe-Emina. Sorry Emina, kamu terlalu kering di bibir aqu.

Beklah, semoga membantu kalian-kalian yang lagi pengen beli liptint lokal ya~

Akhir kata saya ucapkan terima kasih dan selamat (insert your time here, mo pagi kek siang kek sore kek malem kek bebas)!

Diana Safitri

A sloth-blogger based on Surabaya who love eat more than anything. Beauty-related lovers, cute things hoarder, DIY junkies, pengangguran-seumur-hidup-tapi-uang-selalu-cukup wannabe. More about me : @didiana.s on instagram and @blogkatadiana on facebook. See ya!